Program Kasir Warung Makan Tegal (Tugas Akhir)

Berikut ini adalah video tutorial mengenai demo aplikasi program kasir warung makan tegal. Silahkan disimak

Source code program dari aplikasi tersebut adalah :

/* Tugas Akhir 
Program Kasir Warung Makan Tegal
Nama : Putra Ikhsdawijaya Sunarto
NIM  : 49013027
Asal : Brebes
*/

#include <iostream> /* Library untuk standar input output pada
					program c++ */
#include <conio.h> /* Library untuk control input output
					penanganan jeda console program */

using namespace std;
int main()

{
       char *nama_makanan , *nama_minuman , kode_paket , pilihan2;
       int jumlah_beli,harga,bayar,kembalian,total;

awal:
	   
	   cout << "--------------------------------------------------------------\n";
	   cout << "|Paket|      MENU MAKANAN      |  MENU MINUMAN  | HARGA      |\n";
	   cout << "--------------------------------------------------------------\n";
	   cout << "| A   | Lele Goreng + Nasi       + Teh Manis    | RP.  7.000 |\n";
	   cout << "| B   | Mie Rebus + Telor        + Es Ovaltine  | Rp.  6.000 |\n";
	   cout << "| C   | Mie Goreng + Telor       + Es Jeruk     | RP.  6.500 |\n";
	   cout << "| D   | Gulai + Nasi             + Es Teh Manis | Rp. 10.000 |\n";
	   cout << "| E   | Soto + Nasi              + Kopi Susu    | RP.  9.000 |\n";
	   cout << "--------------------------------------------------------------\n\n";
	   cout << "\t=======================================\n";
	   cout << "\t||          WARTEG AERO           ||\n";
	   cout << "\t||    Jl. Tubagus Ismail Dago     ||\n";
	   cout << "\t=======================================\n\n\n";

paket:
	   cout << " Nama Paket [A/B/C/D/E] : "; cin >> kode_paket;
	   cout << " Jumlah Beli : "; cin >> jumlah_beli;
	   cout << "\t--------------------------------------------\n";
	   system ("cls");

	   if (kode_paket=='A' || kode_paket=='a')
	   {
		   nama_makanan="Lele Goreng + Nasi";
		   nama_minuman="Teh Manis";
		   harga=7000;
	   }


	   else if (kode_paket=='B' || kode_paket=='b')
	   {
		   nama_makanan="Mie Rebus + Telor";
		   nama_minuman="Es Ovaltine";
		   harga=6000;
	   }

	   else if (kode_paket=='C' || kode_paket=='c')
	   {
		   nama_makanan="Mie Goreng + Telor";
		   nama_minuman="Es Jeruk";
		   harga=6500;
	   }

	   else if (kode_paket=='D' || kode_paket=='d')
	   {
		   nama_makanan="Gulai + Nasi";
		   nama_minuman="Es Teh Manis";
		   harga=10000;
	   }

	   else if (kode_paket=='E' || kode_paket=='e')
	   {
		   nama_makanan="Soto + Nasi";
		   nama_minuman="Kopi Susu";
		   harga=9000;
	   }

	   else
	   {
		   cout<<endl<<endl<<endl<<endl<<endl<<endl;
		   cout << "\t\t--------------------------------------------\n";
		   cout << "\t\t| Masukkan Nama Paket Sesuai Pilihan Anda  |"<<endl;
		   cout << "\t\t|    tekan enter untuk memilih lagi !!     |"<<endl;
		   cout << "\t\t--------------------------------------------\n";
		   
		   getch();
		   system ("cls");

		   goto awal;
	   }
	   
	   cout << "=========================================\n";
	   cout << "||               WARTEG AERO            ||\n";
	   cout << "||        Jl. Tubagus Ismail Dago       ||\n";
	   cout << "=========================================\n";
	   
	   system ("cls");

bayar:
	   cout << "Nama Makanan                   : "<<nama_makanan<<"\n";
	   cout << "Nama Minuman                   : "<<nama_minuman<<"\n";
	   cout << "Jumlah makanan yang anda pesan : "<<jumlah_beli<<" porsi\n";
	   cout << "Harga                          : Rp "<<harga<<"\n";
	   cout << "_________________________________________\n";


	   total=jumlah_beli*harga;
	   cout << "Total Harga : Rp "<<total<<"\n";
	   cout << "_________________________________________\n";


	   cout << "Bayar       : Rp "; cin >> bayar;"\n";
	   cout << "Total Bayar : Rp "<<total<<"\n";

	   if (bayar < total)
	   {
		   cout << "_________________________________________\n";
		   cout << "\tMaaf, Uang Anda Kurang !!!"<<endl;
		   cout << "_________________________________________\n";
	
		   getch();
		   system ("cls");
		   goto bayar;
	   }

	   cout << "_________________________________________\n";
	   kembalian=bayar-total;

	   cout << "Kembalian : Rp "<<kembalian<<"\n";
	   cout << endl<<endl<<endl;


	   cout << "\t\t=========================================\n";
	   cout << endl;
	   cout << "\t\t    TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA  \n";
	   cout << endl;

	   {
		   cout << "\t\t=========================================\n";
		   cout << "\nApakah ingin menghitung ulang ? [Y/N] : ";

		   cin >> pilihan2;
		   switch(pilihan2)
		   {
		   
		   case 'Y':
		   case 'y' :

			   system ("cls");    
			   goto awal;
			   break;

		   case'N':
		   case 'n' :
			   cout << endl << endl;
			   cout << "\t\t===TERIMA KASIH ANDA TELAH DATANG KE WARUNG KAMI===";

			   getch();
			   break;
		   default:
			   cout << "Inputkan Pilihan dengan Benar !!";
		   }

		   getch();
		   return 0;
	   }
}
Advertisements

Materi Tambahan : Nested Structure (Struktur Bersarang)

Struktur (Structure) digunakan untuk mengelompokkan sejumlah data yang mempunyai tipe data yang berbeda. Variabel-variabel yang membentuk sebuah struktur dinamakan elemen struktur. Struktur sama seperti Record di dalam Bahasa Pemrograman Pascal. Nested Structure merupakan suatu structure dapat digunakan di dalam structure yang lainnya. Berikut ini adalah video tutorial tentang penggunaan Structure. Silahkan simak video berikut ini.

Untuk source code program yang dibuat pada video di atas adalah sebagai berikut :

#include<conio.h> /* Library untuk penanganan jeda console program
					dengan menggunakan system pause */
#include <iostream> /*Library penanganan input output pada program C++ */

using namespace std; /*penggunaan namespace std adalah standar input
						output pada library iostream */

void clrscr()
{
	system("cls"); 
}

int main()
{
	struct dtMahasiswa//ini adalah struct dengan nama : dtmahasiswa
	{
		//Deklarasi variabel tipe char
		char nim[9];//Deklarasi variabel nim batas elemen data 9
		char nama[15];//Deklarasi variabel nama batas elemen data 15
	};

	struct dtNilai//ini adalah struct dengan nama : dtNilai
	{
		//Deklarasi variabel bertipe float
		float nilai1;
		float nilai2;
	};
	
	struct /*Ini adalah struct induk/majemuk (gabungan) dimana
		   dalam struct ini terdapat anggota atau struct yang lain */
	{
		struct dtMahasiswa mhs; //Inisialisasi struct dtMahasiswa dengan nama mhs
		struct dtNilai nil;//Inisialisasi struct dtNilai dengan nama nil
	}nilai;

	clrscr();
	//masukan data
	cout << "Masukkan NIM       : "; cin >> nilai.mhs.nim;
	/*nilai.mhs.nim maksudnya adalah struct induk dengan nama nilai yang
	mempunyai anggota struct dtMahasiswa (mhs) untuk mengakses isi dari
	variabel nama */
	cout << "Masukkan Nama      : "; cin >> nilai.mhs.nama;
	cout << "Masukkan Nilai UTS : "; cin >> nilai.nil.nilai1;
	cout << "Masukkan Nilai UAS : "; cin >> nilai.nil.nilai2;
	
	//Menampilkan hasil masukan data
	cout << "NIM       : "<<nilai.mhs.nim<<endl;
	cout << "Nama      : "<<nilai.mhs.nama<<endl;
	cout << "Nilai UTS : "<<nilai.nil.nilai1<<endl;
	cout << "Nilai UAS : "<<nilai.nil.nilai2<<endl;

	getch();//jeda console program
	return 0;
}

Modul 6_2 Pengulangan dengan Do-While

Berbeda dengan pernyataan while yang melakukan pengecekan kondisi di awal blok pengulangan, pada do..while kondisi ditempatkan pada bagian akhir. Hal ini menyebabkan dilakukan proses pengulangan minimal satu kali walaupun kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi. Bentuk diagram alir :

 do

Adapun video tutorial pembuatan program C++ dengan pengulangan ini adalah sebagai berikut :

Source code :

// MODUL 6-2.cpp : Defines the entry point for the console application.
/*
Nama : Putra Ikhsdawijaya Sunarto
NIM  : 49013027
*/


#include "stdafx.h" /*library stdafx yang muncul ketika
			kita menggunakan setting
			pembuatan projek dengan precompiled
			header*/
#include <iostream>
#include <stdlib.h> 
using namespace std;


int _tmain(int argc, _TCHAR* argv[])/*fungsi main
					tampak berbeda
					karena menggunakan
					setting precompiled
					header*/
{
	int pencacah = 1; /*deklarasi variabel bernama pencacah
					  yang diberi value 1 */
	do //lakukan proses cetak
	{
		cout<<"D4 - Teknologi Media Digital"<<endl;
		cout<<"Teknik Elektro - ITB"<<endl <<endl;
		pencacah++; /*nilai variabel pencacah bertambah
					semula 1 menjadi 2, 3 , dst
					pencacah++ artinya nilai pencacah+1*/
	}
	while (pencacah <= 6); /*pengulangan berlanjut sampai
						6 kali*/
	
	system("pause");
	return 0;
}

Modul 9_2 Aplikasi Operator Aritmatika

Berikut ini adalah video tutorial tentang pembuatan aplikasi operator aritmatika menggunakan visual C++ berikut. Silahkan disimak video tutorial ini :

Source code “Form1.h” adalah sebagai berikut :

#pragma once

namespace Modul9_2 {

	using namespace System;
	using namespace System::ComponentModel;
	using namespace System::Collections;
	using namespace System::Windows::Forms;
	using namespace System::Data;
	using namespace System::Drawing;

	/// <summary>
	/// Summary for Form1
	/// </summary>
	public ref class Form1 : public System::Windows::Forms::Form
	{
	public:
		Form1(void)
		{
			InitializeComponent();
			//
			//TODO: Add the constructor code here
			//
		}
	protected:
		/// <summary>
		/// Clean up any resources being used.
		/// </summary>
		~Form1()
		{
			if (components)
			{
				delete components;
			}
		}
	private: System::Windows::Forms::TextBox^  textBox1;
	protected: 
	private: System::Windows::Forms::ComboBox^  comboBox1;
	private: System::Windows::Forms::TextBox^  textBox2;
	private: System::Windows::Forms::TextBox^  textBox3;
	private: System::Windows::Forms::Label^  label1;
	private: System::Windows::Forms::Label^  label2;
	private: System::Windows::Forms::Label^  label3;
	private: System::Windows::Forms::Button^  button1;

	private:
		/// <summary>
		/// Required designer variable.
		/// </summary>
		System::ComponentModel::Container ^components;

#pragma region Windows Form Designer generated code
		/// <summary>
		/// Required method for Designer support - do not modify
		/// the contents of this method with the code editor.
		/// </summary>
		void InitializeComponent(void)
		{
			this->textBox1 = (gcnew System::Windows::Forms::TextBox());
			this->comboBox1 = (gcnew System::Windows::Forms::ComboBox());
			this->textBox2 = (gcnew System::Windows::Forms::TextBox());
			this->textBox3 = (gcnew System::Windows::Forms::TextBox());
			this->label1 = (gcnew System::Windows::Forms::Label());
			this->label2 = (gcnew System::Windows::Forms::Label());
			this->label3 = (gcnew System::Windows::Forms::Label());
			this->button1 = (gcnew System::Windows::Forms::Button());
			this->SuspendLayout();
			// 
			// textBox1
			// 
			this->textBox1->Location = System::Drawing::Point(24, 67);
			this->textBox1->Name = L"textBox1";
			this->textBox1->Size = System::Drawing::Size(100, 20);
			this->textBox1->TabIndex = 0;
			// 
			// comboBox1
			// 
			this->comboBox1->FormattingEnabled = true;
			this->comboBox1->Items->AddRange(gcnew cli::array< System::Object^  >(4) {L"+", L"-", L"*", L"/"});
			this->comboBox1->Location = System::Drawing::Point(130, 67);
			this->comboBox1->Name = L"comboBox1";
			this->comboBox1->Size = System::Drawing::Size(121, 21);
			this->comboBox1->TabIndex = 1;
			// 
			// textBox2
			// 
			this->textBox2->Location = System::Drawing::Point(257, 68);
			this->textBox2->Name = L"textBox2";
			this->textBox2->Size = System::Drawing::Size(100, 20);
			this->textBox2->TabIndex = 2;
			// 
			// textBox3
			// 
			this->textBox3->Location = System::Drawing::Point(394, 68);
			this->textBox3->Name = L"textBox3";
			this->textBox3->Size = System::Drawing::Size(100, 20);
			this->textBox3->TabIndex = 3;
			// 
			// label1
			// 
			this->label1->AutoSize = true;
			this->label1->Location = System::Drawing::Point(362, 71);
			this->label1->Name = L"label1";
			this->label1->Size = System::Drawing::Size(13, 13);
			this->label1->TabIndex = 4;
			this->label1->Text = L"=";
			// 
			// label2
			// 
			this->label2->AutoSize = true;
			this->label2->Location = System::Drawing::Point(21, 109);
			this->label2->Name = L"label2";
			this->label2->Size = System::Drawing::Size(173, 13);
			this->label2->TabIndex = 5;
			this->label2->Text = L"Nama : Putra Ikhsdawijaya Sunarto";
			// 
			// label3
			// 
			this->label3->AutoSize = true;
			this->label3->Location = System::Drawing::Point(21, 137);
			this->label3->Name = L"label3";
			this->label3->Size = System::Drawing::Size(84, 13);
			this->label3->TabIndex = 6;
			this->label3->Text = L"NIM : 49013027";
			// 
			// button1
			// 
			this->button1->Location = System::Drawing::Point(394, 104);
			this->button1->Name = L"button1";
			this->button1->Size = System::Drawing::Size(75, 23);
			this->button1->TabIndex = 7;
			this->button1->Text = L"Hitung";
			this->button1->UseVisualStyleBackColor = true;
			this->button1->Click += gcnew System::EventHandler(this, &Form1::button1_Click);
			// 
			// Form1
			// 
			this->AutoScaleDimensions = System::Drawing::SizeF(6, 13);
			this->AutoScaleMode = System::Windows::Forms::AutoScaleMode::Font;
			this->ClientSize = System::Drawing::Size(550, 261);
			this->Controls->Add(this->button1);
			this->Controls->Add(this->label3);
			this->Controls->Add(this->label2);
			this->Controls->Add(this->label1);
			this->Controls->Add(this->textBox3);
			this->Controls->Add(this->textBox2);
			this->Controls->Add(this->comboBox1);
			this->Controls->Add(this->textBox1);
			this->Name = L"Form1";
			this->Text = L"Operator Aritmatika";
			this->Load += gcnew System::EventHandler(this, &Form1::Form1_Load);
			this->ResumeLayout(false);
			this->PerformLayout();

		}
#pragma endregion
	private: System::Void button1_Click(System::Object^  sender, System::EventArgs^  e) {
	int nilaiA, nilaiB;
	double hasil;
	String^ operatornya;
	nilaiA = int::Parse(textBox1->Text);
	nilaiB = int::Parse(textBox2->Text);
	operatornya = comboBox1->Text;
	if (operatornya == "+")
		hasil = Convert::ToDouble(nilaiA+nilaiB);
	else if (operatornya == "-")
		hasil = hasil = Convert::ToDouble(nilaiA - nilaiB);
	else if (operatornya == "*")
		hasil = hasil = Convert::ToDouble(nilaiA * nilaiB);
	else if (operatornya == "/")
		hasil = Convert::ToDouble(nilaiA)/
		Convert::ToDouble(nilaiB);
	textBox3->Text = hasil.ToString();
			 }
private: System::Void Form1_Load(System::Object^  sender, System::EventArgs^  e) {
		 }
};
}

Modul 9_1 Pembuatan Aplikasi Berbasis Windows

Berikut ini video tutorial mengenai pembuatan aplikasi berbasis windows (GUI) untuk pemrograman C++. Silahkan simak video berikut ini :

Source code “Form1.h” adalah sebagai berikut :

#pragma once

namespace Modul9_1 {

	using namespace System;
	using namespace System::ComponentModel;
	using namespace System::Collections;
	using namespace System::Windows::Forms;
	using namespace System::Data;
	using namespace System::Drawing;

	/// <summary>
	/// Summary for Form1
	/// </summary>
	public ref class Form1 : public System::Windows::Forms::Form
	{
	public:
		Form1(void)
		{
			InitializeComponent();
			//
			//TODO: Add the constructor code here
			//
		}

	protected:
		/// <summary>
		/// Clean up any resources being used.
		/// </summary>
		~Form1()
		{
			if (components)
			{
				delete components;
			}
		}
	private: System::Windows::Forms::Button^  button1;
	protected: 
	private: System::Windows::Forms::Button^  button2;

	private:
		/// <summary>
		/// Required designer variable.
		/// </summary>
		System::ComponentModel::Container ^components;

#pragma region Windows Form Designer generated code
		/// <summary>
		/// Required method for Designer support - do not modify
		/// the contents of this method with the code editor.
		/// </summary>
		void InitializeComponent(void)
		{
			this->button1 = (gcnew System::Windows::Forms::Button());
			this->button2 = (gcnew System::Windows::Forms::Button());
			this->SuspendLayout();
			// 
			// button1
			// 
			this->button1->Location = System::Drawing::Point(24, 211);
			this->button1->Name = L"button1";
			this->button1->Size = System::Drawing::Size(76, 23);
			this->button1->TabIndex = 0;
			this->button1->Text = L"Mulai";
			this->button1->UseVisualStyleBackColor = true;
			this->button1->Click += gcnew System::EventHandler(this, &Form1::button1_Click);
			// 
			// button2
			// 
			this->button2->Location = System::Drawing::Point(162, 211);
			this->button2->Name = L"button2";
			this->button2->Size = System::Drawing::Size(76, 23);
			this->button2->TabIndex = 1;
			this->button2->Text = L"Selesai";
			this->button2->UseVisualStyleBackColor = true;
			this->button2->Click += gcnew System::EventHandler(this, &Form1::button2_Click);
			// 
			// Form1
			// 
			this->AutoScaleDimensions = System::Drawing::SizeF(6, 13);
			this->AutoScaleMode = System::Windows::Forms::AutoScaleMode::Font;
			this->ClientSize = System::Drawing::Size(284, 261);
			this->Controls->Add(this->button2);
			this->Controls->Add(this->button1);
			this->Name = L"Form1";
			this->Text = L"Modul 9_1";
			this->Load += gcnew System::EventHandler(this, &Form1::Form1_Load);
			this->ResumeLayout(false);

		}
#pragma endregion
	private: System::Void button1_Click(System::Object^  sender, System::EventArgs^  e) {
				 MessageBox::Show("Hallo Semua, saya sedang sedang belajar C++");			 }
	private: System::Void button2_Click(System::Object^  sender, System::EventArgs^  e) {
				 this->Close();
			 }
	private: System::Void Form1_Load(System::Object^  sender, System::EventArgs^  e) {
			 }
	};
}

Modul 8_3 Inisialisasi Array Multidimensi

Sama seperti array  satu dimensi, pada  array  multidimensi dapat juga dilakukan proses inisialisasi nilai pada elemen-elemennya. Berikut ini adalah video tentang inisialisasi array multidimensi, silahkan simak video berikut ini.

Source code program dari video di atas adalah :

/* Modul 8-3
Inisialisasi Array Multidimensi
Nama : Putra Ikhsdawijaya Sunarto
NRP  : 49013027
*/

#include <iostream>
using namespace std;

int main()
{
	cout << "Nama : Putra Ikhsdawijaya "<<endl;
	cout << "NIM  : 49013027" <<endl <<endl;

	int A[2][4] = {1,2,3,4,5,6,7,8};

	int i, j;
	cout << "Aplikasi Matriks Ordo 2x4" <<endl;
	for (i = 0; i < 2; i++)
	{
		for (j = 0; j < 4; j++)
		{
			cout <<"A["<<i<<"]["<<j<< "] = "
				<<A [i][j] <<endl;
		}
		cout <<endl;
	}

	system("pause");
	return 0;
}

Modul 8_2 Array Multidimensi

Array multidimensi adalah array yang terdiri dari beberapa subskrip array. Array 2 dimensi akan  mempunyai  2  subskrip  array  sedangkan  array  3  dimensi akan mempunyai 3 subskrip array, dan seterusnya.
Array  multidimensi sering  digunakan  untuk melakukan  proses perhitungan dengan menggunakan matriks. Array  2  dimensi mempunyai 2  subskrip, yaitu  baris dan  kolom.
Berikut ini adalah tutorial tentang array multidimensi, silahkan simak video berikut.

Sourcecode :

/* Modul 8-2
Array dua dimensi
Aplikasi penjumlah matrix ordo 3x2
Nama : Putra Ikhsdawijaya Sunarto
NRP  : 49013027
*/

#include <iostream>
using namespace std;

int main()
{
	typedef int Matriks[3][2]; /* Identifikasi matriks baris sebanyak 3
					 2 kolom*/
	Matriks A, B, C; //Deklarasi Matriks A, B, dan Matriks C
	int j,k; //Deklarasi variabel j, k tipe integer
	//Nilai pada elemen A
	cout << "Matriks A :" <<endl;
	for (j = 0; j < 3; j++)/*Pengulangan for selama nilai j = 0 sampai
				 j = 2 yaitu untuk barisnya*/
	{
		for (int k = 0; k < 2; k++)/*pengulangan for selama nilai k = 0 
						 sampai k = 1 yaitu untuk kolom matriks */
		{
			cout << "A["<<j<<"]["<<k<<"] = "; // Matriks A[j][k]
			cin >> A[j][k]; //Merekam inputan user untuk Matriks A
		}
	}

	cout <<endl;

	//Nilai pada elemen B
	cout << "Matriks B :"<<endl;
	for (j = 0; j < 3; j++) /* Pengulangan for untuk baris selama j = 0 s.d. j = 2
							*/
	{
		for(k = 0; k < 2; k++)/*Pengulangan for untuk kolom matriks 
                                   selama k = 0 s.d. k = 1*/
		{
			cout <<"B["<<j<<"]["<<k<<"] = "; //Indeks Matriks B
			cin >> B[j][k];//Matriks nilai diinputkan oleh user 
		}
	}
	cout <<endl;
	//Proses Penjumalahan A dan B
	for (j=0; j<3;j++)/* Pengulangna for untuk baris sebanyak 3 baris*/
	{
		for (k=0;k<2;k++)/* Pengulangan for untuk kolom sebanyak 2 kolom
					(k =0 dan k=1)*/
		{
			C[j][k] = A[j][k] + B[j][k]; /*Identifikasi penjumlahan 
                                         matriks A dan B menjadi matriks C*/
		}
	}
	//Menampilkan hasil penjumlahan
	cout <<"Hasil Penjumlahan Matriks :"<<endl;
	for (j=0; j<3;j++)
	{
		for (k=0;k<2;k++)
		{
			cout <<"C["<<j<<"]["<<k<<"] = "
			<<C[j][k] <<endl;
		}	
	}

	cout << endl;
	system("pause");
	return 0;

}

Modul 8_1 Pengurutan (Sorting)

Data atau nilai yang  terdapat pada elemen-elemen     array  dapat diurutkan (sorting). Metoda pengurutan dapat dilakukan secara menaik (ascending) maupun menurun  (descending).  Salah  satu kegunaan  pengurutan data dengan menggunakan  array  adalah  untuk mempercepat dan  mempermudah  proses pencarian data.

Berikut ini adalah video tutorial pembuatan program pengurutan (sorting) dalam C++. Silahkan simak :

Source code :

/* Modul 8-1
Pengurutan Array
Nama : Putra Ikhsdawijaya Sunarto
NIM  : 49013027
*/

#include <iostream>/* Library standar IO dalam program
			C++ */
using namespace std; // Namespace std

int main()
{
	int A[7];/* Deklarasi variabel A sebanyak 7 karakter
			 bertipe integer */
	int j, k, C, temp; /* Deklarasi variabel tipe integer*/

	cout << "Masukkan nilai pada elemen array : " <<endl;
	for (C = 0; C < 7; C++) /*Pengulangan for untuk indeks 0 s.d 6*/
	{
		/*cin disini adalah untuk merekam inputan value dari user
		yang disimpan pada variabel A indeks ke C dari perulangan
		for */
		cout << "A["<< C << "] = "; cin >> A[C];

	}

	cout << "\nNilai elemen array sebelum diurutkan :" <<endl;
	for (C = 0; C < 7; C++) /* Perulangan indeks ke-0 s.d. ke-6 */
	{
		cout << "A[" << C <<"] = " << A[C] <<endl;
	}

	//pengurutan metoda maksimum-minimum
	int jmaks, U = 6; /* Deklarasi variabel jmaks, dan U dengan
			  value 6 */
	for (j = 0; j < 6; j++)/*Pengulangan indeks dari j = 0 s.d j = 6*/
	{
		jmaks = 0;//pemberian jmaks = 0
		for (k = 1; k <= U; k++) /* Pengulangan for untuk perbandingan
					 nilai inputan user jika lebih besar dari jmaks
					 maka ...*/
		{
			if (A[k] > A[jmaks])
			{
				//nilai jmaks = nilai k
				jmaks = k;
			}
		}

		/*lakukan perpindahan temporary dengan*/
		temp = A[U]; /*nilai variabel A[U] dipindah ke tempat temporary*/
		A[U] = A[jmaks];//nilai A[jmaks] dipindah ke tempat variabel A[U]
		A[jmaks] = temp;/*selanjutnya nilai dari tempat temporary (A[U])
				dipindah ke A[jmaks] */
		U--;

	}

	//Nilai setelah diurutkan
	cout << "\nNilai elemen setelah diurutkan :" <<endl;
	for (C = 0; C < 7; C++)
	{
		cout << "A[" << C << "] = " <<A[C] <<endl;
	}

	system("pause");
	return 0;

}

Modul 7_4 Array Karakter

Pada bahasa pemrograman C++, kumpulan karakter disebut dengan istilah teks(string).
Array dengan menggunakan elemen bertipe karakter biasanya meyimpan deretan karakter.
Berikut adalah video tutorial tentang array karakter. Silahkan disimak

Source code dari program di atas adalah :

/* Modul 7_4
Aplikasi Array Karakter
Nama : Putra Ikhsdawijaya Sunarto
NIM  : 49013027
*/

#include <iostream>
using namespace std;

int main()
{
	char NAMAKU[6] = {'H','A','S','Y','A','\0'};/*String ditandai dengan \0 */
	char NAMAMU[6] = "TASYA";

	for (int C = 0; C < 6; C++)
	{
		cout << NAMAKU[C];

	}
	cout <<endl;
	cout << NAMAMU;
	cout <<endl <<endl;

	cout << "Jumlah Elemen NAMAKU : " <<sizeof(NAMAKU) <<endl;
	/*size of adalah untuk menentukan ukuran dari karakter (panjang
       karakter/huruf)*/
	cout << "Jumlah Elemen NAMAMU : " <<sizeof (NAMAKU) <<endl <<endl;

	system("pause");
	return 0;

}

Modul 7_3 Pencarian Nilai Array

Salah satu masalah yang sering muncul pada saat menggunakan array adalah melakukan pencarian nilai yang terdapat pada elemen arra. Misalnya jika ingin mencari dan menampilkan nilai yang telah dimasukkan pada elemen array, dan pada elemen ke berapa nilai tersebut disimpan.

Video berikut membahasa program pencarian nilai array :

Source code :

/* Modul 7-3
Mencari dan menampilkan nilai pada elemen array
Nama : Putra Ikhsdawijaya Sunarto
NIM  : 49013027
*/

#include <iostream>/*Library program C++ untuk penanganan std*/ 
using namespace std;// Namaspace std

int main()
{
	int A[10]; //Deklarasi variabel A sebanyak 10 karakter
	int Nilai;//Deklarasi variabel Nilai tipe integer
	cout << "Nama : Putra Ikhsdawijaya Sunarto" <<endl;
	cout << "NIM  : 49013027" <<endl <<endl;
	cout << "Nilai pada :" <<endl <<endl;
	for (int C = 0; C < 10; C++)/* Pengulangan untuk indeks ke-0,
					ke-1, ke-2, ...dst */
	{
		cout << "Indeks ["<< C <<"] = ";
		cin >> A[C]; /* Inputan nilai variabel A dari user */
	}
	cout <<endl;

	cout << "Nilai yang dicari adalah : ";
	cin >> Nilai; /* Inputan value dari user disimpan di variabel
			 Nilai */
	for (int D = 0; D < 10; D++)/* Pengulangan selama indeks ke-0 s.d 
					 ke-9 */
	{
		if (A[D] == Nilai)/*kondisi jika nilai inputan user pertama (nilai       
                                variabel A)
			           sama dengan nilai (variabel Nilai) maka ...*/
		{
			//cetak nilai Variabel D
			cout << "Nilai terdapat pada indeks ke " <<D <<endl;
			break;
		}
	}

	cout << '\n';

	system("pause");
	return 0;
}